Thursday, December 2, 2010

Proses UHT: Upaya Penyelamatan Gizi Pada Susu

Proses UHT: Upaya Penyelamatan Gizi Pada Susu

Sumber : WASPADA Online
Oleh : Prof Dr Ir Made Astawan MS

Susu merupakan sumber gizi terbaik bagi mamalia yang baru dilahirkan.
Susu disebut sebagai makanan yang hampir sempurna karena kandungan zat
gizinya yang lengkap. Selain air, susu mengandung protein, karbohidrat,
lemak, mineral, enzim-enzim, gas serta vitamin A, C dan D dalam jumlah
memadai. Manfaat susu merupakan hasil dari interaksi molekul-molukel
yang terkandung di dalamnya.

Susu segar merupakan cairan yang berasal dari kambing sapi sehat dan
bersih yang diperoleh dengan cara pemerahan yang benar yang kandungan
alaminya tidak dikurangi atau ditambah sesuatu apapun dan belum mendapat
perlakuan apapun (SNI 01-3141-1998) . Dalam prakteknya sangat kecil
peluang kita untuk mengonsumsi susu segar definisi SNI tersebut di atas.
Umumnya susu yang dikonsumsi masyarakat adalah susu olahan baik dalam
bentuk cair (susu pasteurisasi, susu UHT) maupun susu bubuk.

Susu pasteurisasi merupakan susu yang diberi perlakuan panas sekitar
63-72 derjat Celcius selama 15 detik yang bertujuan untuk membunuh
bakteri patogen. Susu pasteurisasi harus disimpan pada suhu rendah (5-6
derjat Celcius) dan memiliki umur simpan hanya sekitar 14 hari.

Susu bubuk berasal susu segar baik dengan atau tanpa rekombinasi dengan
zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. Umumnya
pengeringan dilakukan dengan menggunakan spray dryer atau roller drayer.
Umur simpan susu bubuk maksimal adalah 2 tahun dengan penanganan yang
baik dan benar. Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu
susu bubuk berlemak (full cream milk prowder), susu bubuk rendah lemak
(partly skim milk powder) dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk
prowder)
(SNI 01-2970-1999) .

Susu UHT (ultra high temperature) merupakan susu yang diolah menggunakan
pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang singkat (135-145
derjat Celcius) selama 2-5 detik (Amanatidis, 2002). Pemanasan dengan
suhu tinggi bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisme (baik
pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat
dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk
mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti
susu segarnya.

Proses Susu UHT

Susu cair segar UHT dibuat dari susu cair segar yang diolah menggunakan
pemanasan dengan suhu tinggi dan dalam waktu yang sangat singkat untuk
membunuh seluruh mikroba, sehingga memiliki mutu yang sangat baik.
Secara kesuluruhan faktor utama penentu mutu susu UHT adalah bahan baku,
proses pengolahan dan pengemasannya. Bahan baku susu UHT cair segar
adalah
susu segar yang memiliki mutu tinggi terutama dalam komposisi gizi. Hal
ini didukung oleh perlakuan pra panen hingga pasca panen yang
terintegrasi. Pakan sapi harus diatur agar bermutu baik dan mengandung
zat-zat gizi yang memadai, bebas dari antibiotika dan bahan-bahan toksis
lainnya. Dengan demikian, sapi perah akan menghasilkan susu dengan
komposisi gizi yang baik. Mutu susu segar juga harus didukung oleh cara
pemerahan yang benar termasuk di dalamnya adalah pencegahan kontaminasi
fisik dan mikrobiologis dengan sanitasi alat pemerah dan sanitasi
pekerja. Susu segar yang baru diperah harus diberli perlakuan dingin
termasuk transportasi susu menuju pabrik.

Pengolahan di pabrik untuk mengkonversi susu segar menjadi susu UHT juga
harus dilakukan dengan sanitasi yang maksimum yaitu dengan menggunakan
alat-alat yang steril dan meminimumkan kontak dengan tangan. Seluruh
proses dilakukan secara aseptik.

Susu UHT dikemas secara higienis dengan menggunakan kemasan aseptik
multilapis berteknologi canggih, Kemasan multilapis ini kedap udara
sehingga bakteri pun tak dapat masuk ke dalamnya. Karena bebas bakteri
perusak minuman, maka susu UHT pun tetap segar dan aman untuk
dikonsumsi. Selain itu kemasan multilapis susu UHT ini juga kedap cahaya
sehingga cahaya ultra violet tak akan mampu menembusnya dengan
terlindungnya dari sinar ultra violet maka kesegaran susu UHT pun akan
tetap terjaga. Setiap kemasan aseptik multilapis susu UHT disterilisasi
satu per satu secara otomatis sebelum diisi dengan susu. Proses tersebut
secara otomatis dilakukan hampir tanpa adanya campur tangan manusia
sehingga menjamin produk yang sangat higienis dan memenuhi standar
kesehatan internasional.

Dengan demikian teknologi UHT dan kemasan aseptic multilapis menjamin
susu UHT bebas bakteri dan tahan lama tidak membutuhkan bahan pengawet
dan tak perlu disimpan di lemari pendingin hingga 10 bulan setelah
diproduksi.

Keunggulan Susu UHT

Kelebihan-kelebihan susu UHT adalah simpannya yang sangat panjang pada
susuh kamar yaitu mencapai 6-10 bulan tanpa bahan pengawet dan tidak
perlu dimasukkan ke lemari pendingin. Jangka waktu ini lebih lama dari
umur simpan produk susu cair lainnya seperti susu pasteurisasi. Selain
itu susu UHT merupakan susu yang sangat higienis karena bebas dari
seluruh mikroba
(patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi
kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada. Kontak
panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori
(warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu zat gizi, relatif tidak
berubah.

Monday, November 22, 2010

Pantang Menyerah

Cobalah rusakkan jaring laba-laba, dan dengan segera dia akan menenun lagi. Rampaslah madu lebah, dengan cepat mereka akan membuat sarang baru yang menghasilkan madu kembali! Cobalah hancurkan rumah semut, dalam waktu singkat mereka akan sibuk membangun dan menuntaskannya.
Laba-laba, lebah, semut. Mereka semua memberikan inspirasi kepada kita tentang bagaimana menghadapi kerasnya kehidupan ini dengan satu tekad: PANTANG MENYERAH!!! Dan mulailah bangkit!!!
Jangan pernah menyerah pada apapun juga ketika kamu sedang berusaha meraih impianmu. Tidak ada alasan bagimu untuk menyerah. Orang yang gagal selalu mencari-cari alasan, tetapi orang yang mau berhasil selalu mencari jalan. 

Tahukan kamu bahwa berhasil di dalam hidup ini tidak hanya sekedar berada pada tempat dan waktu yang tepat tapi juga pada tempat dan waktu yang salah, namun tidak pernah menyerah?
Kamu boleh memiliki impian yang besar. Tapi tanpa semangat, kerja keras, ketabahan hati, tahan uji, pantang menyerah dan bersandar kepada Tuhan, maka impianmu itu hanyalah sebuah fantasi atau khayalan belaka. Kamu tidak akan pernah melihat impianmu itu menjadi nyata dalam hidupmu. Yang ada kamu hanya bisa menikmati impianmu dalam pikiran atau imajinasimu saja. Pikirkanlah ini...

Ketika kamu mulai putus asa, ragu, lelah atau hampir di ambang kegagalan, ingatlah kembali akan impian yang akan kamuu raih. Impianmu itu akan menjadi sumber inspirasi yang akan selalu menguatkan kamu dan memberi kamu sebuah motivasi yang besar. Hidup ini memang keras tapi bukan berarti kamu harus menyerah begitu saja tanpa mencoba cara yang lain. Biarlah kesuksesan yang kamu temukan pada diri orang lain menjadi cambuk untuk kamu bangkit kembali. Kalau mereka bisa berhasil kenapa kamu tidak bisa seperti mereka. Bukankah Tuhan selalu menyertai kamu?


JANGAN PERNAH MENYERAH Sahabat!!! Bersandar pada Tuhan adalah sumber kekuatan.

TERUSLAH BERJUANG!!!
It's a life...
Your life, My life, Our life...

Selamat Beraktifitas.

*A Special thanks to Sally :)






Monday, November 15, 2010

Bukti ASI lebih baik daripada susu formula

Bukti-bukti bahwa bayi yang mendapat ASI lebih tahan penyakit infeksi tertentu daripada yang minum susu formula memang tak bisa dipungkiri lagi. Apalagi di dalam ASI juga ditemukan berbagai antibodi spesifik yang dapat melawan bakteri dan virus yang sering menyerang saluran pernapasan dan usus bayi. Dari penemuan-penemuan itu, lalu menghubungkan kekebalan bayi ASI terhadap infeksi.
 
Fakta membuktikan:

Dari penelitian yang termuat dalam pediatric journal 1993, terbukti bahwa menyusui eksklusif paling tidak 4 bulan pertama, dapat mengurangi kemungkinan bayi terkena infeksi saluran pencernaan (antara lain diare), infeksi saluran pernapasan, serta infeksi saluran telinga.
Hal yang menyebabkan ASI membuat bayi lebih kebal penyakit infeksi :

Immunoglobulin
Zat kekebalan tubuh ini banyak ditemukan pada ASI. Konsentrasinya yang tertinggi ditemukan dikolostrum (susu jolong yang keluar pada 3 sampai 5 hari pertama kehidupan bayi). Immunoglobulin yang melindungi bayi dari infeksi telinga, hidung dan tenggorokan itu masih dapat ditemukan di ASI sampai usia setahun.

Lactoferin
Lactoferin akan mengikat zat besi, sehingga kuman tidak mendapatkan zat besi yang diperlukannya untuk hidup dan membelah diri. Zat ini juga yang paling banyak terdapat dikolostrum, namun akan tetap ada sepanjang tahun pertama usia bayi.

Lysozyme
Lysozyme merupakan zat penting untuk proses pencernaan, berfungsi untuk benteng dari ”bakteri jahat” yang ada di usus halus. ASI mengandung lysozyme 30 kali lebih tinggi dibandingkan susu formula apapun.

Saturday, October 30, 2010

Disiplin anak

Banyak orang yang beranggapan kalau aku terlalu lembek sama anakku. Ga sedikit juga yang berkomentar negatif. Malah sering dari 'inner circle' sendiri (mama dan kakak kandung). Mereka bilang aku ga pernah marah dan anakku Belle gak takut sama mamanya. Well, emang sih di umur 2 tahun ini Belle lagi seru2nya melewati "Terific two" (ga mau sebut 'terible' ahh). Sering tantrum, apalagi kalo kemauannya gak keturutan. Sebenernya kalo dianalisa, ini tambah diperparah karna emang karakter Belle agak keras, keliatan dari baby... kalo gak mau tidur dan maunya nyusu dia kuat nangis  dengan suara keras dan melek berjam-jam. 

Bisa dibilang emang aku hampir gak pernah jerit-jerit ke anak kalau dia berulah nakal, teriak protes atau jutek sejutek2nya ke orang2 yang dia kurang familiar. Aku pernah baca kalo kekerasan  (terutama fisik) ke anak bukannya menyelesaikan masalah malah bisa memperburuk kenakalannya. Nah, mulai Belle umur 2 tahun aku terapin "Time Out" dimana kalo dia nakalnya ga bisa ditolerir lagi (yang disepakati: numpahin makanan/minuman secara sengaja, buang/lempar barang, keras kepala gak mau beresin mainannya, itu beberapa contohnya), aku hukum dia berdiri di pojok selama 2 menit. Kenapa cuma 2 menit? Ya itu sesuai umurnya menurut buku Nanny 911. (nanti umur 3 tahun jadi 3 menit, 4 tahun jadi 4 menit, dst) Lagipula jangankan 2 menit, 2 detik aja "Like Hell' buat sang terhukum. Biasanya sih selalu nangis meraung2 dan coba keluar, coba2 peluk mamanya (aneh juga sih yang hukum mamanya tapi larinya juga ke mamanya, cari nyaman hehe...) Tapi aku balikin lagi terus berulang2 sampe masa hukumannya habis. Lama2 sih dia mulai agak ngerti, kalo misalnya numpahin sesuatu ga sengaja (which is ga akan dihukum sbnrnya kan ga sengaja?!), dia akan buru2 bilang "I'm sorry mommy..." atau dengan melas bilang "Aku gak mau di pojok!" Hmmm rasanya sih udah ngerti ya kalo salah ada punishmentnya :)

Thursday, October 21, 2010

A Day with my 'twin cousin'

Sabtu kemarin aku dan Belle berangkat ke Jakarta. Selain buat foto keluarga (opung Sinaga beserta cicitnya yang udah berjumlah 6 orang dan kebetulan ngumpul/dikumpulkan ), kita juga mau ketemu Desi(tante Eci)'s fam  terutama anaknya, Faye yang ultah pertamanya mau dirayain  di Jakarta tanggal 23 besok. Udah lama banget kita gak ketemu... terakhir hampir 4 tahun yang lalu, waktu itu Desi balik dari US untuk hadirin pernikahan kami Desember 2006 :) Setelah itu, kami gak bisa ke Jakarta pada saat Desi & hubbynya, Rodney bikin resepsi di bulan Juli 2008 (Belle masih kecil banget soalnya dan kami baru balik ke Batam dari Jkt setelah sebelumnya kembali dari Sydney). Terus waktu abangnya Desi, Dani nikah bln Februari 2009, kami juga berhalangan utk hadir. Ya, 4 tahun kurang 2 bulan lah berarti kami ga ketemu. Penting banget emang sih, soalnya jaman kecil sampai kuliah kita selalu bareng bagaikan anak kembar :) sampai akhirnya Desi ke Amerika dan aku ke Australi. Jadi, semua orang di keluarga pihak nyokap juga udah ngerti banget deh gimana sebenernya gak terpisahkannya kita b'2 (hiksss hiksss...)

Hari rabu tgl 21 kita baru bisa ketemu, karna pas kami sampai Jakarta Desi n' her hubby lagi ke Lombok.Pagi2 aku dan Belle dijemput dari rumah mertua ke rmh Dani (kebetulan deket banget dari Bambu Apus ke 'Ujung Aspal' yaa namanya emang ujung aspal saking jauhnya dari mana2 kali ya hehehee...) Dan waaaa lgs heboh deh waktu ketemu, maklum dah lama bangetss... Faye langsung kugendong2, si gendut lucu mukanya batak bule so cute :p Tapi Belle as usual belum mau sama tante Eci, cuma agak mau sama uncle Rodney. Setelah nengok si kembar Sharon (yg lagi bobo) dan Carmel (juga lagi mo bobo di pangkuan mamanya), kami main sebentar di kamar. Faye keliatan 'interest' bgt sama kakak Belle, terutama sama accesories yg dipake Belle :p dari jam tangan sampe kacamata sampe terakhir pita di legging Belle ditarik kuat2 eh pas Belle udah mulai annoyed n' mau nangis malah Faye tambah gemes hehehe... jailnya sama kayak emaknya nih!! Belle emang kalo baru kenal suka gitu, ngamatin situasi dan bisa diam seribu bahasa, cerewetnya hilang :) Nanti di rumah or mobil baru tanya2 ga abis2nya. Nahh kalo sama anak kecil, dia lebih prefer baby yg blom bisa banyak b'gerak seperti Bastian (anak adikku), mgkn dianggap seperti boneka kali yaa :p kalo yang udah grasa grusu merangkak apalagi jalan masih oleng2 jatoh, dan ngomongnya ngoceh2 ga ada arti, dia suka anggep sepele atau mahluk aneh (keliatan dari pandangan n' tatap matanya :p)

Sunday, October 3, 2010

Tidurlah Anakku... tidur

Tidur udah jadi 'issue' besar sejak Belle bayi. Baru lahir aja dia agak susah tidur dan kuat bangun berjam-jam. Kayaknya sih kalo waktu itu susunya kurang (ASI mommy blom banyak n' sementara dikasih sufor tp dibatesin karna mommy msh niat mo Full ASI --> berhasil di bulan ke-3). Bulan ke-3 mommy mau terapin cara 'Cry it out' dimana baby dibiarin nangis sendiri di boxnya., tujuannya sih supaya baby bisa bobo sendiri tanpa bantuan orang lain (gak pake digendong, diayun, nyusu atau botol) Bertahap dari 5 menit dinggal sebelum dicek, terus jadi 10 mnt, 15 mnt, makin lama tinggalinnya. Tapi ini ga berhasil karna: Belle nangisnya kenceng luar biasa, kayak ga mau nyerah gitu asalkan ada yg nemenin. Pernah malah 1/2 jam lebih dia nangis terus. Akhirnya mommy takut dia stress dan berhentiin cara itu :). Untuk bobok malam, mommy terapin begini: Jam 1/2 8 Belle dilap air hangat pake baby bed time bath dan setelah kering dioles baby bed time oil. Abis itu minum susu, baca buku atau dinyanyiin lullabye. Ini lumayan berhasil nih... Selama setahun lebih  (Dari umur 4 bulan - 1,5 tahun) Belle tidur jam 8 malem, atau gak pernah lebih dari jam 9.

Problem dimulai pas Belle mendekati umur 2 tahun. Udah banyak ngomong dan nanya terus kerjanya, kayaknya juga makin aware sama lingkungan, semakin pengen exist ceritanya. Mungkin juga mommy agak kendor yaa dalam disiplin :( Kalo diinget-inget sih sejak Belle punya acara TV favorit sendiri di BabyTV atau Cbebies. Sering kami biarin sampai malam Belle nonton Telletubies atau In the Night Garden. Akibatnya jadi molor molor dan molor deh jam boboknya. Nah, ritual malamnya pun udah ga bisa diterapin sejak Belle udah berdiri2 dan mulai mo jalan (sekitar 10bln). Umur setahun udah ga bisa dia dilap air hangat kalo malam. Jadi buyar deh semuanya... :) Jeleknya lagi, daddy nya suka nonton TV dan seringkali nonton di kamar. Belle yg lagi umur2nya penasaran jadi nonton b'dua, nanyaaa terus dari awal film atau acara (biasanya Animal planet or National Geo) sampai akhir. Tambah malem deh tidurnya... tambah siang deh bangunnya, akibatnya jadi susah tidur siang... akibatnya malemnya gelisah. Kadang kalo ga tidur siang sih jam 7 udah tidur, kadang malah enggak juga tapi jadi cranky banget. 

Friday, September 10, 2010

Bekerja di rumah

Setelah melahirkan anak pertama, aku memutuskan untuk memperpanjang masa cutiku alias resign dari kantor. Melalui banyak pertimbangan, aku dan suami sepakat kalau pendidikan anak terutama masa-masa emasnya akan jauh lebih baik kalau dipegang langsung oleh ibunya. Setahun pertama aku masih enjoy dan cukup sibuk dengan pertumbuhan anakku. Waktu berjalan cepat dari bayi sampai batita. Mulai anakku usia 2 tahun, aku mulai mikir, kira2 apa yah yang bisa aku kerjain untuk penghasilan tambahan. Kalau harus back to office rasanya koq masih belum tega ninggalin anak setiap hari dari pagi sampai sore, selain gak tega aku juga gak rela sih kalo tau perkembangan anak dari orang lain dan ga menyaksikan sendiri.

Secara gak sengaja, aku berkunjung ke blog mba sotya seorang ibu RT juga dengan mimpi besar, dan dari sana aku kenal dengan BOSS Family Oriflame. Aku baca-baca postingan blognya dan sangat terinspirasi dengan pencapaiannya di Oriflame. Aku langsung mikir, sama-sama ibu RT, dia bisa kenapa aku enggak? Toh  memungkinkan promosi secara online, toh hampir setiap hari  juga aku internetan.